POSKO TV,MINUT — Di tengah perkembangan  zaman modern, kemampuan anak-anak dalam melestarikan bahasa daerah patut mendapat apresiasi. Salah satunya ditunjukkan oleh Amorezya Pray Kalangi, seorang anak berusia 8 tahun asal Waleo Jaga IV yang dikenal pandai berpidato menggunakan bahasa Tonsea Minahasa.

Amorezya yang saat ini duduk di Kelas 2 di SD GMIM 33 Waleo tampil percaya diri saat membawakan pidato berbahasa daerah Tonsea di berbagai kesempatan sekolah maupun kegiatan masyarakat.

Putri dari Nora Manayang tersebut dinilai memiliki bakat luar biasa dalam menjaga serta memperkenalkan budaya dan bahasa daerah sejak usia dini. Dengan pengucapan yang jelas dan penuh semangat, Amorezya mampu memukau para guru maupun masyarakat yang menyaksikan penampilannya.

Kemampuan Amorezya dalam berpidato bahasa Tonsea menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan warga Waleo. Di usianya yang masih muda, ia telah menunjukkan kecintaan terhadap budaya Minahasa dan menjadi contoh positif bagi anak-anak lainnya agar terus melestarikan bahasa daerah.

Mama Nora Manayang mengaku bangga melihat putrinya memiliki keberanian tampil di depan umum sekaligus mencintai budaya leluhur Minahasa.

Masyarakat berharap bakat yang dimiliki Amorezya Pray Kalangi dapat terus dikembangkan sehingga kelak menjadi generasi muda yang mampu menjaga dan memperkenalkan budaya Tonsea Minahasa kepada generasi berikutnya.